Sejak memasuki era revolusi industri 4.0 dan menjamurnya globalisasi membuat munculnya usaha-usaha berbasis Startup yang terus berkembang ke arah tingkatan startup Unicorn. Startup hari ini dipelopori oleh mereka para generasi anak muda yang penuh inovasi dan kreativitas tinggi.
Perkembangan ekosistem startup di dunia, khususnya di Indonesia memang mengalami perkembangan yang sangat pesat di setiap tahunnya. Indonesia hari ini sudah memiliki sebanyak tiga startup yang bergelar unicorn. Unicorn adalah julukan dari startup yang memiliki nilai valuasi lebih dari sebesar US$1 miliar (Rp 15,2 triliun).
Dibalik adanya startup unicorn tersebut perlu kita kulik lagi siapa saja mereka hingga dapat mendirikan startup tersebut, dan bagaimana ia mampu berkembang dan sukses mencapai Unicorn tersebut, berikut mereka orang dan startup apa yang mereka kembangkan dan kelola:
1. Kopi Kenangan
Kopi kenangan digagas oleh James Prananto, pengusaha muda yang membangun usaha F&B di bidang kopi susu pada 2017 yang berdiri pertama kali di Menara Standard Chartered, Jakarta Selatan. KopKen singkatan dari Kopi Kenangan yang bergerak di bidang food and beverages ini menerima suntikan pendanaan seri C tahap pertama senilai 96 juta dolar AS atau sekitar Rp1,3 triliun, sesuai diberitakan oleh Kompas sehingga Kopi Kenangan pun mengklaim sebagai perusahaan New Retail F&B pertama yang berhasil menyandang gelar unicorn di Indonesia dan Asia Tenggara.
2. Gojek
Pendiri Gojek tidak lain adalah Nadiem Makarim yang merupakan Menteri Pendidikan saat ini. Gojek didirikan saat ketika itu layanan masih menggunakan call center. Tak lain karena pesatnya perkembangan di tahun 2015 Gojek meluncurkan sebuah aplikasi dengan tiga jenis layanan yang mereka tawarkan kepada masyarakat: GoRide, GoSend, dan GoMar, ketiga layanan tersebut sangatlah laku dan mendapat perhatian dari masyarakat. Karena mengakar di masyarakat cukup kuat dan memberi kepuasan Gojek dapat menjadi startup pertama dengan Valuasi Unicorn dan terus berkembang dengan mendapat suntikan dana dari amazon serta perusahaan lainnya.
3. Tokopedia
Kamu tentu sudah tidak asing dengan startup yang satu ini. Pasalnya ,kini banyak orang melakukan belanja online melalui Tokopedia. Tokopedia berdiri pada tahun 2009 dan didirikan oleh dua orang yang bernama William Tanuwijaya dan Leontinus Alpha Edison. Tokopedia merupakan situs jual beli online yang lengkap dengan berbagai pilihan toko online yang terpercaya. Sejak berdiri pada 2009, Tokopedia mengalami perkembangan yang pesat sehingga sampai sekarang menjadi status unicorn yang berpengaruh di Asia Tenggara. Menurut Tirto, salah satu investasi terbesar yang didapatkan oleh Tokopedia datang dari Alibaba dengan jumlah US$1,1 miliar. Selain itu, dilansir dari CNBC Indonesia, investor dari Tokopedia juga ada Softbank Grup dari Jepang dan Sequoia Capital dari India.



